Sekedar corat coret yang semoga bisa menghibur para ibu yang bekerja di rumah dengan segala kesibukannya di rumah.

…..Hapuslah airmata mu itu ibu…..kalau kau terlalu sibuk memenuhi kebutuhan anak anak dan suami, anggaplah itu satu amalanmu untuk memenuhi hajat seluruh anggota keluargamu…. bukankah kau tahu jika seseorang memenuhi hajat orang lain dengan tulus karena Allah, Allah lah yang akan menunaikan hajat hajatnya…..

…..Tersenyumlah ibu, walaupun kau menginginkan sesuatu namun tidak dapat kau capai karena kesibukanmu di rumah, tak usah berkecil hati karena jika kau melepaskan keinginan keinginan itu, Allah akan memenuhi keinginanmu bahkan menggantinya dengan yang lebih baik di dunia dan akhirat…..

…..Berbahagialah ibu, karena engkau telah mengikuti suri tauladan wanita luar biasa dalam Islam yang mampu melaksanakan kewajibannya di rumah seperti Sayidatina Fatimah RA…..ingatlah dikala kau penat apa yang kau lakukaan masih jauh dibandingkan denagn yang dilakukannya……

Tetaplah dekatkan hatimu dengan Tuhan… karena Dia begitu dekat dengan mu, bahkan lebih dekat lagi dari yang kau rasakan…..jika seorang Rumi menari untuk mendekatkan dirinya denagn Tuhan, maka ‘menarilah’ engkau denagn wajanmu, dengan pisau dan talenanmu, ‘menarilah’ dan teruslah berzikir mengingati kebesaran Tuhan….

Bersyukurlah ibu… karena penat badanmu tidak sia sia, jika kau melakukan ini semua untuk mencari keredhoan Allah… dan balasan dari Allah jauh lebih baik dari balasan apapun yang ada di dunia ini…..

Berterimakasihlah ibu, pada Allah yang telah memberikan padamu banyak rezeki untuk menjadi seorang ibu yang baik dan menolongmu setiap engkau melakukan tugas tugasmu……

Ayo Kita Shalat

Oktober 13, 2013

Sedikit ingatan untuk saya sendiri agar selalu  shalat di awal waktu…..

ketika adzan berkumandang…..

 

 

 

 

Dimanapun kita berada…….

 

 

 

 

Apa yang kita buat….??

 

 

 

 

Semoga kita semua dirizkikan untuk shalat di awal waktu…….

Setiap hari, sebanyak 5 kali aku berdiri di atas tempat shalatku, bertemu denganMu Tuhan…. tapi…. sampai saat ini aku belum dapat menghayati shalatku ini…….

Aku belum dapat merasakan nikmatnya bertemu dengan Mu, Tuhan yang menciptakan ku…. sehingga pertemuan ini ku rasakan sebatas memenuhi panggilan dari Mu, memenuhi kewajibanku sebelum akhirnya aku kembali melaksanakan tugas tugas rutin ku di dunia…..Masih seperti itulah shalat ku Tuhan….. layaknya seperti seorang kuli yang sekedar melaksanakan apa tugasnya kemudian berlalu setelah tugas selesai dan mendapatkan upah.

Tuhan…. begitu kurang ajarnya aku membalas cinta dan kasih sayangMu ini…. pertemuan ku dengan Mu tidak dihiasi dengan rasa rindu dan cinta padaMu, tidak membawa hati yang berbunga bunga karena hendak bertemu dengan sang Pencipta… tapi membawa hati yang mati, hati yang beku, hati yang ala kadarnya saja menunaikan shalat, bahkan hati yang belum dapat meninggalkan segala macam suka duka yang aku temui sebelum dan setelah shalatku……

Kepada siapa aku menghadap, sesungguhnya aku belum sadar lagi Tuhan…. aku masih menghadap pada masalah yang ku temui sebelum dan sesudah shalatku.. padahal Engkau Maha Mengetahui apa apa yang ada dalam fikiranku, apa apa yang ada dalam perasaanku ketika shalatku, sebelum dan sesudah shalatku……

Tuhanku maafkan aku yang sampai saat ini tidak dapat menempatkan diriku sebagai seorang hamba, dan Engkau adalah Pencipta….. terkadang aku menempatkanMu seperti kawanku,bahkan begitunya tidak beradab ku pada Mu, yang masih suka menyalahkanMu, menuntut dari Mu, dan mempertanyakanMu keberadaanMu Tuhan, membuat perumpamaan dan fikiran fikiran yang sesungguhnya sama sekali tidak pantas untuk dilakukan dari seorang makhluk kepada Tuhannya… itu menunjukkan aku masih melupakanMu….

Tuhan, setiap hari usiaku semakin bertambah, dan waktuku semakin berkurang……tapi…..menjelang kematianku ini… aku belum lagi mendapat penghayatan dalam shalatku, dan ibadahku kepadaMu……Tolonglah aku Tuhan… jangan jadikan aku orang yang lalai dalam shalatku, atau riya dalam shalatku….

Semoga dengan berkat guruku, Engkau masih mau membimbingku……

  1. Nabi Muhammad meletakkan Tuhan sebagai Raja dari segala Raja….
    Tidak ada satu keputusan atau kejadian apapun yang dibuat oleh Rasulullah tanpa menunggu petunjuk dan wahyu dari Tuhan.
  2. Nabi tidak pernah mendahulukan kepentingan dirinya atau keluarganya sendiri, juga tidak pernah memaksakan pendapatnya sendiri.
  3. Nabi Muhammad mampu mendidik anak anak dan istri istrinya untuk patuh kepada Tuhan dan memperjuangkan Islam…. Sebagai seorang pemimpin, Nabi Muhammad tentu sangat sibuk dengan urusan pemerintahan….memperjuangkan Islam adalah suatu pekerjaan yang tidak ada putusnya, tapi dalam keadaan seperti itu, Nabi masih mampu mendidik seluruh anak anaknya dan istri istrinya memenuhi seluruh kebutuhannya baik secara lahir dan batin dan selalu mendoakannya…..contoh: kisah sayidatina Fatimah yang ditunjukkan mukjizat batu penggiling roti menggiling sendiri denagn izin Allah, kisah Zainab yang menggadaikan kalungnya utnuk membebaskan tawanan,kisah Siti Aisyah yang berlari lari dengan Baginda Rasulullah, dan masih banyak lagi.
  4. Nabi Muhammad mendidik anak anak dan istrinya secara sederhana dari segi lahiriah, tapi mewah secara rohaniahnya…..kita tidak akan melihat anak anak Rasulullah bahkan cucu dan sebagian besar keturunan Rasulullah berfoya foya dengan kekayaan, yang kita lihat dari keluarganya adalah kesederhanaan, bahkan cenderung pada kemiskinan karena tidak pernah makan dengan kenyang, tapi kemiskinan tidak disertai denagn kesedihan, malah dihias dengan kedermawanan, dan ketaatan kepada Tuhan. Hidup menjadi anak dan keluarga Rasulullah bukan hidup yang senang secara lahiriah, bayangkan Siti Fatimah membawa periuk air sendiri, menggiling makanan sendiri tanpa pembantu. Tapi hebatnya tidak ada rasa susah dan sedih bahkan pemberontakan dari anak anak dan istrinya, yang ada adalah ketaatan, ibadah yang banyak di pagi dan malam hari, dan kerinduan untuk selalu bersama dangan Allah dan Rasulnya.
  5. Keluarga dan Sahabat Rasulullah selalu mendapatkan banyak perhatian dari Rasulullah, baik dirinya dan keluarganya. Masalah keluarga diberikan jalan keluarnya oleh Rasulullah, kebutuhan makan minumnya dicukupkan, bahkan sampai Rasulullah tidak pernah makan sendirian di mana pun dan Rasulullah selalu makan pada urutan paling akhir. Dalam menyampaikan wahyu, Rasulullah tidak pernah menyembunyikan atau membatasi jumlah wahyu yang disampaikan.
  6. Orang orang terlantar seperi anak anak yatim, fakir miskin, dan wanita selalu dibela dan mendapatkan kasih sayang dari Rasulullah.
  7. Rasulullah tidak membeda bedakan perlakuan ada seluruh sahabatnya, yang kaya miskin pandai, sederhana dan memiliki kedudukan tinggi semua mendapatkan didikan dan wahyu dari Rasul. Dan Rasulullah pandai memperlakukan setiap orang sesuai denagn tempatnya dan memenuhi kebutuhan mereka sesuai denagn kebutuhannya…. contohnya kisah kaum Anshor dan Muhajirin ketika mendapatkan ghanimah, atau ghanimah yang diberikan oleh Rasulullah pada orang yang baru masuk islam termasuk Abu Sufyan….
  8. Rasulullah memperlakukan musuh musuhnya denagn penuh kasih sayang deangn harapan suatu saat mereka akan mendapatkan hidayah dan masuk Islam, jika tidak mereka yang mendapatkan hidayah, semoga anak cucunya yang akan mendapatkan Islam… seperti kisah Nabi ketika diserbu di Taif.
  9. Nabi juga memperlakukan musuh musuh yang mengganggu pergerakan Islam denagn sangat tegas sehingga Islam naik wibawanya.
  10. Bahkan sampai menjelang akhir hayatnya Nabi masih memikirkan ummatnya dan keturunan keturunannya…..

Sudah banyak yang mencoba membuat teori tentang bagaimana cara mengenalkan pendidikan seks pada anak dengan berbagai pendekatan.Silahkan searh di Google dengan kata kunci pndidikan seks anak, pasti anda dapat menemukannya. Yang perlu dicermati dalam semua tulisan tersebut, banyak tulisan yang bersifat teoritis dan memakai metoda tertentu tanpa ada jaminan apakah jika kita menggunakan metoda tersebut akan berhasil…. jadi seperti obat, silahkan coba sendiri, kalau keracunan, itu di luar tanggung jawab kami…..

Sementara jika penanganan tentang masalah ini tidak tepat, kita akan salah mendidik anak dan akibatnya akan ditanggung oleh anak seumur hidupnya……..(Maafkan bila tulisan ini terkesan kasar atau bahkan seperti menakut nakuti… tidak ain tidak bukan ini adalah ungkapan rasa cemas saya pribadi terhadap penanganan anak anak saya sendiri, anak anak kawan kawan saya dan anak anak yang ada di dunia secara umum).

Ada beberapa hal yang dapat menjadi bahan fikiran sebelum kita mulai memutuskan untuk memilih metoda yang mana dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak antara lain:

Perlu dicermati lagi metoda pengenalan seks tersebut dicetuskan pada tahun berapa, jika sudah lama, coba periksa kembali apakah sudah ada yang mencobanya dianggap berhasil…. metoda keterbukaan seks sejak tahun 90an sudah dikenalkan, tapi sampai saat ini apakah ada tanda tanda metoda tersebut memberi keberhasilan? sementara angka hubungan di luar nikah setiap tahun semakin meningkat…..

Di lain pihak, metoda kolot dan konvensional yang dianggap tabu dan kolot, sebenarnya sudah memberikan bukti karena pada masa itu angka hubungan di luar nikah tidak sebesar sekarang juga angka perceraian…..tapi sekali lagi di saman ini metoda konvensional belum tentu terbukti berhasil karena situasinya yang berbeda (arus informasi sangat deras di zaman ini).

Metoda pendidikan seks tidak lepas dari pendidikan anak lainnya bahkan terkait denagn cara hidup sehingga jika ingin menerapkan pendidikan seks yang berhasil tidak bisa hanya fokus pada pendidikan seks saja tapi pada pendidikan anak secara umum.

Jika dilihat dari sejarah, satu satunya pendidikan seks yang berhasil secara normatif adalah pendidikan seks cara Islam y ang diterapkan sejak zaman Rasulullah sampai tabit tabiin… pada masa itu bukan berarti tidak ada yang bercerai atau berzina, tapi jika ada masalah seperti itu langsung diselesaikan secara bijak oleh para alim ulama…. sementara orang yang berbuat dosa pun tidak mengingkari kesalahannya karena merasa lebih baik dihukum di dunia daripada menagnggung dosa di akhirat….

Awalnya saya hanya ingin tahu seperti apa soundtrak film dari mask of zorro ini… secara melodi, lagunya cukup mendayu dayu, gaya gaya opera style yang dipadukan dengan orkestra… dengan sejumlah banyak aransemen dan musisi kondang dalam suasana orkestra… tidak heran kalau si musik jadi terdengar ya cukup apa ya… ya bergengsi lah…..

Secara komposisi lagu, melodinya masih biasa biasa aja, cuma dia banyak menurunkan nada lagu setengah jadi agak terkesan lain dari yang lain… kurang lebih kalau divisualisasikan lagu ini cocok untuk lagu berburu atau peperangan.. dan mungkin klop karena lagu ini untuk film zorro yang emang pedang dan berkelahi jadi ciri khasnya….tapi entah kenapa dari nuansa lagunya saya merasa ada sentuhan sentuhan sensualnya… kayaknya ini bukan perburuan antara harimau dan kancil tapi ini perburuan harimau jantan dan betina…. nah lo…..

Dan entah kenapa malam ini secara tidak sengaja saya terdampar di you tube yang menampilkan cuplikan film si mask of zorro ini pada adegan berkelahi antara si zorro dan wanitanya, atau wanita incerannya, atau apapun lah… (rupanya benar ini perburuan harimau jantan dan betina….)….sama sekali adegan ini gak masuk dalam benak saya…..penokohan si Antonio Banderas dalam zorro ini memang cukup pas.. kesan nakal dan kurang ajar memang nampak pada dirinya sementara si perempuannya nampak apa ya… saya fikir cukup bloon untuk menghadapi si zorro sendirian (haduuuh jeng… sadarkah kamu yang sedang kamu lakukan tu sebenarnya menjajakan diri kamu sendiri….)….

kalau pun si wanitanya bisa menang bertarung dengan pedang, itu sih tak lain tak bukan karena si pria gak tahan syahwatnya sama si wanita… bukan karena si wanita memang canggih berpedang….Rasanya aneh sekali ada perempuan kok main pedang tapi bajunya buka bukaan kayak gitu….dan si baju ini pun ternyata memang tambah tambah diekspos ketika memang pedang nakal si zorro membuat bajunya copot dan bagian abdomennya si wanita hanya ditutupi rambut saja….. jadi memang sepertinya sudah dari awalnya disengaja…(sebagai perbandingan, di film mandarin, kostum berkelahi wanita gk mungkin cuma pake pakaian dalam seperti itu… di peperangan yang asli malah kostum perempuan sama saja dengan kostum perang laki laki bahkan sengaja disamarkan seperti laki laki….).. jelas sekali kalau film ini masih seperti film film lainnya yang mengekspos kekerasan dan seks….

Yang dicemaskan sebenarnya adalah apa hasil dari menonton film film seperti itu….apakah tidak kuatir jika yang menonton adalah anak anak kita atau saudara saudara kita yang Islam… pelajaran apa yang didapat dari menonton film seperti itu….apakah kita perlu mengajarkan pada anak anak kita : ini loh lemahnya kaum Adam.. gak tahan mereka kalau lihat aurat kita….atau  kalau mau menang perang sama kaum Adam.. gak usah repot repot main pedang… cukup pake baju yang mengumbar aurat saja (yang terjadi sampai saat ini dalam suasana gak perang pun banyak yang suka mengumbar auratnya.. jadi… sebenarnya pada zaman ini kaum Adam sedang mengalami ujian yang sangat berat…..)….apa jadinya dunia kalau semua berfikiran seperti itu….sedangkan Allah dan Rasul telah mengajarkan untuk menghindari perbuatan zina dan apa apa saja yang mendekati zina…..

Sebenarnya tulisan ini tidak terlalu penting….kawan kawan saya ketika sekolah dulu ada 2 orang yang sekarang sudah meraih gelar doktor dan sepertinya selama proses pendidikan mereka baik baik saja denagn suaminya yang terakhir saya ketahui masih berpendidikan S1 dan tidak ada tendensi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi….(semoga sekarang pun mereka tetap berbahagia dan tambah berbahagia denagn apa yang Allah rizkikan pada keluarganya), sepupu saya juga S2 dan suaminya S1, tapi mereka nampak baik baik saja….tapi nampaknya ada juga ya anggapan bahwa sulit untuk mempertahankan rumah tangga jika jenjang pendidikan istri lebih tinggi dari suaminya….

Apa yang saya kemukakan berikutnya hanya untuk mengingatkan kembali sebenarnya bagaimana duduk perkara masalah ini di dalam Islam ( boleh gak sih si istri lebih tinggi pendidikannya dibandingkan suaminya) dan kira kira kemungkinan apa saja yang menyebabkan masalah ini tidak bisa diselesaikan….(kenyataannya setelah sang istri S3 jadi berpisah…atau rengggang hubungan dengan suami yang S1)….

Jawabannya dalam Islam tentu saja boleh dan boleeeh sekali jika istri lebih tinggi pendidikannya…kan Rasul sudah contohkan dengan Siti Khadijah, beliau sangat terpandang kedudukannya, pandai dan kaya…..siapa yangn tidak senang jika istri adalah seseorang yang cerdas, gigih (kalau tidak gigih dalam belajar gak mungkin sampai S3 kan sekolahnya…), dan memiliki segudang potensi….seharusnya sang suami bangga memiliki istri yang pandai…..apalagi yang dapat membantu menegakkan Islam di dalam dan di luar rumah tangganya…..

Dalam Islam memang ada istilah se kufu, atau setara, tapi maksud sekufu di sini dilihat dari ketaqwaan, bukan dari kepandaian kekayaan atau sesuatu yang lahiriah…sebaiknya sekufu (tapi tidak diharamkan juga yang tidak sekufu koq…) maksudnya taraf keimanannya hampir sama… kalau pun tidak sebenarnya doa seorang istri atau suami yang soleh juga ok untuk menaikkan tingkat keimanan pasangannya… hanya mereka harus bekerja sedikit lebih keras….

Tapi dalam Islam spesifikasi yang dibutuhkan dalam berkeluarga adalah yang laki laki mampu menjadi pemimpin rumah tangga dan yang wanita menjadi mentrinya….terlepas dari siapa pun istrinya, laki laki harus dapat memimpinnya denagn baik, memanfaatkan segudang potensinya utnuk menyelamatkannya di dunia dan akhirat, sementara wanita sebaiknya mampu menempatkan dirinya, menjadi tim sukses suami utnuk menegakkan islam dalam keluarga dan masyarakat…kalau sudah kompak begini Insya Allah terlihat keren di dalam dan keren di luar….

Siti Fatimah RA, namanya sering dicantumkan dalam undangan pernikahan bersama denagn Sayidina Ali RA….siapa sih yang gak kenal…..beliau adalah anak pemimpin ummat Islam, No 1 nya Ummat Islam yaitu Baginda Muhammad SAW. Coba lihat, seperti apa profilnya… berbeda dengan anak anak pejabat masa kini yang hidup dengan bergelimang harta, Siti Fatimah hidup miskin dan tidak pernah mengeluh atau bersusah hati denagn kemiskinannya itu…..memasak sendiri, mengambil air sendiri, tubuhnya yang mungil tidak menjadi halangan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga yang dilakukannya setiap hari…..

Sejak kecil Siti Fatimah sudah mendapat banyak didikan dan pengajaran dari Rasulullah. Beliau dibesarkan oleh kedua ayah ibunya dengan penuh kasih sayang ditengah tengah zaman jahiliyyah yang sulit utuk menerima keberadaan kaum hawa. Didikan yang tepat dari kedua bapak ibunya menjadikan beliau tumbuh menjadi seorang wanita yang kuat, gigih dan tahan banting…. bayangkan, ketika baginda Rasulullah memulai perjalanan dakwah, otomatis keluarganya ikut mendapat cacian dan celaan dari seluruh kaum Quraisy, tapi beliau tetap sabar bahkan berusaha untuk membantu Baginda Rasulullah ketika sedang dihina.Ketika ibunya wafat, beliaulah yang menggantikan tugas ibunya menyediakan berbagai kebutuhan Ayahnya. Waktu itu rasulullah belum beristri lagi dan kakak kaka perempuannya semua sudah menikah.

Coba lihat juga siapa suaminya: Sayidina Ali adalah sahabat Rasulullah, orang pilihan, suka sekali berperang dan Allah dan Rasul menjadi tujuan hidupnya…..Hal ini membuat Siti Fatimah ini melalui hari hari setelah pernikahannya dengan kemiskinan, ditinggal suami , tidak ada makanan, kerjaan berat menumpuk…. dan itu semua dilakukannya tanpa rasa sedih dan murung….Mukanya tetap ceria, rajin bersedekah dan membantu orang lain tana pamrih…..hal yang dapat mengganggunya hanyalah jika ada orang yang menghina Allah dan Rasul saja….. Subhanallah….

Siti Khadijah binti Khuwailid… sudah tentu banyak sekali yang suka dan berangan angan ingin seperti Siti Khadijah RA ini… Beliau kaya, dari keturunan bangsawan, pandai, mandiri dan cantik. Semua bangsawan Quraisy antri ingin menikahinya, walaupun pada waktu itu usia beliau sudah mencapai 40 tahun…. (masih ok loh.)…tapi semua ditolaknya, ia memilih menikah denagn Pemuda berusia 20 tahun, Muhammad Al Amin, yang menjadi partner bisnisnya….Tapi cerita belum berakhir di sini… pernikahannya denagn Rasulullah SAW dilalui dengan sangat indah dan mereka dikaruniai 6 orang anak…. sepintas mungkin banyak yang berfikir hidupnya sangat nyaman…. coba fikirkan kembali….. setelah menjadi wanita terpandang dan kaya raya, hidupnya menjadi miskin, banyak kaum quraisy yang menghinanya karena dituduh menyebarluaskan ajaran sesat….hari harinya yang dulu dilewati denagn kekayaan dan keegahan berubah menjadi kemiskinan dan kehinaan…. tapi beliau tetap sabar dan keyakinannya tidak berubah terhadap Allah dan Rasulnya. Berat, sungguh berat hidup yang dilewatinya…. menjelang hari kematiannya beliau ikut bersama Rasulullah bermukim di kampung Bani Muthallib yang diboikot oelh penduduk Mekkah selama kurang lebih 3 tahun…hari hari tanpa makanan bahkan terpaksa makan rumput kering dilalui oleh seluruh pengikut Rasulullah, termasuk oleh Siti Khadijah. Di saman ini nampaknya tidak ada orang biasa yang mampu mengulang kembali kisah perjalanan hidup Siti Khadijah, gak ada yang sanggup….

Siti Aisyah RA… banyak juga nih yang pingin sepeeti beliau…istri muda, paling disayang oleh Rasulullah….coba lihat dulu dong…. seperti apa  riwayat hidupnya….. umur 9 tahun sudah dijodohkan oleh bapaknya (dijodohkan? sekecil itu? …… waaaaw. yang lain mungkin masih main congklak.. tepatnya Siti Aisyah waktu itu memang masih suka main boneka…)… jodohnya pun bukan orang sembarangan… seorang pemimpin, usia kurang lebih 40 tahun yang menjadi sahabat dari ayahnya….(nikah sama temannya bapak saya???? haaaah…??)tapi ternyata beliau sangat berbahagia… tentu saja, jodohnya adalah manusia terbaik di muka bumi ini….tapi seperti apa jalan hidupnya… silahkan dilihat….

Beliau memang wanita yang cantik, pandai dan anak dari Sahabat Rasulullah….tapi Rasulullah istrinya banyak, semuanya hebat hebat….ada yang berasal dari anak raja, atau bekas istri raja, dan hampir semuanya masih disukai oleh kaum pria, bahkan yang paling tampan sekalipun di kalangan orang Arab…..  Semua istri Rasulullah sangat mencintai baginda Rasulullah dan berharap menjadi yang paling dicintai oleh Rasulullah… jadi kalau kita bayangkan dengan fikiran kita sendiri, persaingannya sungguh ketat… apalagi kita tahu hidup ersama baginda Rasulullah bukanlah mudah, tidak seperti raja lain, hidup Rasulullah sangat sederhana, bahkan cenderung miskin papa…. istri istrinya bukan seperti permaisuri di zzaman jahiliyah dulu yang biusa denan enaknya main perintah, angkat alis dan angkat telunjuk dengan gaya hidup yang sangat mewah… rumah sederhana, makan sangat sederhana kadang tak ada…..semua istri Baginda rela menjalani gaya hidup seperti itu untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang dari Allah dan Rasulnya….nah, tidak gampang kan menjadi seorang Siti Aisyah….??

Sekedar klarifikasi untuk kawan kawan yang ingin tahu lebih banyak tentang permasalahan ketaatan istri kepada suami tapi tidak sempat untuk mencari informasi yang lengkap tentang hal tersebut.

Bagi ulama dan orang orang yang sudah belajar syariat tentang hubungan suami istri dalam islam, topik istri taat suami ini bukan topik yang baru, “memang sudah seharusnya seperti itu” mungkin itu salah satu komentar jika ada yang membahas isu ketaatan seorang istri pada suami… sayangnya banyak orang yang belum sadar bahwa dibalik syariat yang telah ditentukan Allah terdapat banyak ilmu dan hikmah yang membahagiakan dan menceriakan kehidupan di dunia dan membawa keselamatan hidup di akhirat kelak, Insya Allah. Ilmu-ilmu seperti ini tidak sembarang orang mendapatkannya, bahkan tidak seluruh ulama mendapatkannya karena ilmu ini hanya direzekikan dari Allah untuk orang orang yang bersungguh-sungguh meniti jalanNya. Contohnya ilmu tentang shalat. Kewajiban tentang shalat dan tata cara shalat memang wajib diketahui oleh seluruh ummat Islam, tapi hanya beberapa orang saja yang memanfaatkan ilmu tentang shalat ini untuk menjadi lebih dekat pada Allah, rindu dengan Allah, dan dengan rahmat dan kasih sayang Allah orang tersebut diproses sehingga shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Ada beberapa poin penting yang perlu diketahui oleh para muslimah tentang isu ketaatan pada suami ini antara lain:

1. Kedudukan wanita dalam Islam

Sejak proses penciptaan manusia sampai pelaksanaan syariat dalam kehidupan manusia, Allah telah memberikan banyak petunjuk bahwa wanita dan pria tidak sama:

- Nabi Adam diciptakan lebih dahulu dibandingkan Siti Hawa.

- Nabi Adam diciptakan dari tanah, Siti Hawa diciptakan dari sebuah tulang rusuk Nabi Adam.

- Siti Hawa diciptakan Allah untuk menghibur Nabi Adam, bukan sebagai pahlawan, penolong atau seseorang yang lebih kuat ataupun sama dengan Nabi Adam.

Di dalam kehidupan sehari hari banyak sekali syariat Islam yang berbeda antara laki laki dan perempuan contohnya:

- Bayi laki-laki lahir di adzankan, bayi perempuan diiqamatkan,

- aqiqah yang hukumnya sunnat, untuk bayi laki laki 2 ekor kambing, perempuan 1 kambing saja,

- Laki-laki dan wanita batas auratnya berbeda,

- wanita membutuhkan wali dalam pernikahannya, laki-laki tidak,

- dll.

Wanita tidak ada yang menjadi Nabi dan Rasul, tapi memiliki kesempatan untuk menjadi seorang wali

Wanita, secara lahiriah ibadahnya terbatas, karena ada masa haid, nifas, dll, namun terlepas dari kemampuan wanita yang terbatas itu Allah tidak membatasi peluang seorang wanita untuk mendapatkan syurga.

Wanita sangat dilindungi dan dibela hak haknya dalam Islam, contohnya dalam keadaan perang wanita dan anak anak tidak boleh dibunuh, contoh lain jika dalam keluarga ada anak laki-laki dan perempuan, berikan hadiah terlebih dahulu pada anak perempuan, dll.

2. Hubungan Laki-laki dan Perempuan

Pergaulan dan adab antara sesama laki-laki, sesama perempuan, maupun laki-laki dan perempuan telah diatur dalam Islam. Laki laki dan perempuan boleh berhubungan dalam bentuk kerjasama, perdagangan, dll dengan aturan dan batasan tertentu, tapi ada satu urusan yang bersifat terbatas yang hanya dapat dilakukan dalam ikatan tertentu yaitu ikatan pernikahan.

3. Pernikahan

Mungkin banyak wanita yang merasa kebutuhannya sudah cukup terpenuhi, nyaman bertukar fikiran dengan laki-laki, mendapat support dan bimbingan dari laki-laki yang statusnya kawan, abang, orang tua, dll….tapi ada satu kebutuhan laki laki dan perempuan yang juga Allah penuhi hanya dengan status suami dan istri dengan satu ikatan yaitu ikatan pernikahan. Terdapat banyak syariat dalam pernikahan yang cukup berat dan memerlukan kesungguhan dari kedua belah pihak baik laki laki dan perempuan untuk mentaatinya, tapi dibalik itu semua Allah bagi banyak hikmah dan hadiah bagi orang yang bersungguh sungguh. Diantara hadiah yang Allah berikan adalah: anak-anak yang soleh solehah, yang berbakti bagi orang tua dan bermanfaat pada ummat, peluang wanita untuk memperoleh syurga jika telah bersungguh sungguh menjalankan syariat dalam pernikahan, dll.

Kebutuhan yang dipenuhi oleh Allah lewat ikatan pernikahan ini adalah hubungan seks dan segala hal yang mendekati dan berhubungan dengan hal tersebut. Jika hubungan ini dilakukan bukan dalam ikatan pernikahan, Allah melaknatnya tapi Allah memberkati dan merahmati segala hubungan seks yang dilakukan dalam pernikahan, bahkan memberikan banyak ilmu hikmah dan hadiah lewat hubungan yang dihalalkan tersebut, seperti mendapatkan anak, mendapatkan ketenangan di dunia, mendapatkan peluang untuk lebih khusyuk beribadah, mendapatkan peluang untuk lebih dekat dengan Allah, dll.

4. Suri tauladan wanita solehah

Sudah banyak contoh dari wanita solehah di zaman Nabi dan Rasul seperti Siti Fatimah, Siti Khadijah, Siti Hajar, Siti Asiyah. Ada contoh pernikahan antara wanita solehah dan pria soleh, ada juga pernikahan antara wanita solehah dan pria yang tidak soleh ada juga wanita solehah dan pria yang belum soleh tapi kelak Allah jadikan pria soleh karena doa dari istrinya yang solehah, dll. Seluruh cerita itu menunjukkan hubungan pernikahan tidak ada yang mulus dan adem ayem saja, dalam pernikahan pasti banyak ujian, bahkan bagi pria dan wanita yang sudah bersungguh sungguh dengan Allah. Tapi dibalik ujian tersebut banyak ilmu hikmah dan hadiah yang Allah berikan bukan pada orang yang menjalaninya saja, tapi juga kepada lingkungan dan masyarakat. Allah sangat menyayangi orang yang bersungguh sungguh di jalanNya.

Saya hanyalah seorang muslimah yang masih belajar dan masih jauuuuuuuuh sekali dari standard yang diinginkan oleh Allah dan Rasul untuk menjadi istri yang taat kepada suami, apalagi menjadi istri yang solehah…..tapi itu tidak membuat saya berputus asa untuk mencoba dan terus mencoba…. semoga dengan rahmat dan belas kasihan Allah, kelak saya akan menjadi istri yang taat, atau paling tidak sudah berusaha untuk taat. Jika ada komentar dan pertanyaan, silahkan sampaikan dalam blog ini atau langsung pada aktivis muslimah di Global Ikhwan.

Sungguh prihatin melihat keadaan wanita di zaman ini…Data statistik menunjukkan jumlah perceraian, aborsi, kehamilan di luar nikah, perselingkuhan, dll terus meningkat. Ini adalah data secara matematis, belum kalau ditinjau kasus per kasus, akan lebih seru lagi ceritanya.

Kalau mau mencari kambing hitam, mudah saja… mari kita saling menyalah nyalahkan baik kaum adam dan hawa… tapi tentu saja itu tidak akan menyelesaikan persoalan. Kita akan terlalu sibuk menyalahkan pihak lain, merasa lebih benar, dan tidak mendapatkan manfaat apa apa dari kekacauan itu.

Di akhirat kelak kita mungkin akan ditanya oleh Allah Swt…tak perlu menunggu sampai kita pergi kesana karena sudah terlambat… tapi mungkin kita perlu mulai dengan bertanya pada diri kita sendiri: kalau kamu betul betul prihatin dengan masalah wanita, apa yang sudah kamu buat untuk menyelesaikan masalah tersebut……

Biasanya kalau sudah ditanya seperti ini kita pun ( paling tidak saya lah….) mulai mencari tempat bersembunyi….:): kata kata seperti siapa lah saya, apa daya saya, dll biasanya yang terlontar…

Proses membaiki masyarakat paling baik dimulai dari memperbaiki diri kita sendiri, sudah betulkan hubungan kita dengan Tuhan, sudah cukupkah ilmu kita tentang Iman islam dan Ihsan, sudahkan kita menghayati dan mengamalkan ilmu yang kita ketahui.

Karena yang paling berhak menyembuhkan masyarakat yang sakit dan terpuruk menjadi masyarakat yang aman dan tentram adalah Tuhan….dan hanya Dia yang Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.