Panduan Bergaul Cara Islam
April 28, 2011
Postingan lama juga:
Masih lanjutan dari topik selingkuh di atas, kalau dari segi aturan, Islam sudah memberikan panduan bergaul untuk laki laki dan perempuan terutama yang bukan muhrim… di buku buku Islam sudah banyak sekali tentang ini… tapi ya, begitulah, di buku begini di kehidupan begitu… kadang untuk menerapkan satu panduan saja kita sudah megap megap kecapekan… capek, susah, yang praktis praktis aja lah, yang pentingkan hatinya… begitu mungkin komentar kita….
Contohnya tentang adab pergaulan antara laki laki dan perempuan yang bukan muhrim. Islam jelas jelas membatasi pergaulan antara laki dan perempuan bukan muhrim… baik laki laki dan perempuan perlu menjaga batas baik dari pandangan mata, kedekatan secara fisik, bahkan sampai pada cara berbicara. Seorang wanita sebaiknya berbicara dengan lemah lembut, tapi tegas dan seperlunya saja kepada lawan bicaranya terutama pada pria yang bukan muhrimnya. Hindarkan menarik perhatiannya, dan percakapan yang tidak ada gunanya. Wanita perlu melatih diri untuk tidak menarik perhatian dan membiasakan diri memiliki rasa malu.
Kalau panduan ini mau diterapkan denagn cara aturan dan sangsi, kita tinggal sewa polisi atau pengawas lain…. lalu diterapkan, Insya Allah berhasil.. kan tinggal diilhat, ini melanggar, ini tidak boleh, seharusnya seperti ini…tapi kita ini kan bukan beruk yang cuma bisa belajar lewat hukuman… manusia itu punya hati dan fikiran… kalau hatinya tidak terdidik, mau aturan seperti apapun ia akan menemukan cara untuk meloloskan dirinya dengan fikirannya yang cerdik…. pada kasus di atas misalnya, kita tidak boleh berbincang bincang terlalu akrab denagn lelaki yang bukan muhrim…..oooo gak boleh ya deket deketan, ya udah kita email emailan atau smsan aja ya… padahal kalau sudah ada godaan di hati, sms atau E Mail pun sudah dapat memabukkan hati….
Di zaman Rasulullah, aturan diterapkan setelah Islam berkembang di Madinah, sebelum itu masalah masalah keTuhanan lebih banyak ditekankan. Jika kita kenal Tuhan dan bersungguh sunguh mencari keredhoan Tuhan, syariat seberat apapun akan ditempuh……
Selingkuh
April 28, 2011
Tulisan lama yang saya posting kembali di sini:
Beberapa waktu yang lalu saya mendengar gosip ada kenalan saya yang berselingkuh denagn pria lain…hmmmm terus terang waktu itu saya bingung ingin berkomentar seperti apa atau berfikiran seperti apa. Kalau saja saya belum berguru pada Mursyid, saya sudah dapat menebak komentar yang saya ucapkan….”O ya? Si itu sih memang begitu orangya…. atau pantesan, dia kan suka begini dan begitu bla bla bla, jadi wajar aja kalau dia selingkuh….atau biar tau rasa dia, makanya jangan suka begini, begitu bla bla bla” hmmmmm ujung ujungnya gosip gosip dan gosip berkepanjangan yang bisa bikin pegel mulut….
. kalau udah begitu gak ada yang bisa kita dapat kecuali membuang buang waktu, menjelek jelekkan orang lain dan merasa diri paling baik sedunia karena melihat keburukan orang lain… (“ Kalau aku sih…. bla bla bla…seharusnya kan dia bla bla bla, dst”)…..pada waktu itu saya berusaha menutup mulut saya rapat rapat dan mencoba mengalihkan fikiran dan pembicaraan pada hal lain yang lebih menarik……
Tapi rupanya berita ini cukup menggelitik diri saya… buktinya ketika saya mencuci piring di dapur, saya kembali teringat dengan topik ini…temen saya ini orangnya cantik dan pandai bergaul….supaya tidak berfikiran yang aneh aneh saya berusaha berfikir dari sudut pandang lain…. ah jangan janagn saya cuma iri hati karena tidak secantik dia…. atau saya betul betul tidak bisa merasakan apa yang dia rasakan ……(saya cuma orang biasa yang Alhamdulillah berbahagia denagn suami dan anak anak yang baik). Coba, saya bayang kan, kalau suatu saat Allah menyulap saya jadi ratu sejagat yang pinter, cantik, berbakat dan pandai bergaul….. terjun ke dunia antah berantah yang banyak cowok kerennya….wah stop stop, saya tidak berani membayangkan hal tersebut… salah salah jadi tergelincir tidak bersyukur dengan Allah…..
Tiba tiba saya teringat dengan profil Siti Sarah…. dia itu kan cantiiikk sekali sampai Firaun mau memberikan apa saja untuknya… hmmm pada masa itu mungkin banyak wanita Mesir lain yang iri denagn Siti Sarah… tapi apa yang membuat Siti Sarah menolak segala bujuk rayunya? Karena Nabi Ibrahim tokoh legendaris kah? Karena Nabi Ibrahim lebih keren dibanding Firaun? Kalau kita cuma melihat dari hal hal duniawi saja… hidup Siti Sarah denagn Nabi Ibrahim, biasa saja… mungkin cenderung mendebarkan karena gak tau besok mau berada di mana, mau makan apa (kan bukan kayak pegawai negri yang gajinya tetap, he he…) tau tau harus berhadapan dengan raja yang kejam, dibakar hidup hidup… wahhhhhh kalau cewek biasa, mana tahannn…
ataukah karena cinta??? hmmm kalau ini saya gak tau deh… maklum Siti Sarah tidak pernah membuat statement seperti itu, atau tidak ada peninggalan puisi cinta dalam manuscript kuno…. malah Siti Sarah rela memberikan budaknya Siti Hajar untuk menikah dengan Nabi Ibrahim… kalau cinta buta kayak zaman sekarang mana mungkin?…..kan cinta mu hanya untukku saja, tidak untuk yang lain…….he he he.
Lalu terbayang juga kisah kisah wanita solehah di zaman lalu, seperti wanita yang masuk syurga karena tidak mau membukakan pintu untuk tamu karena suaminya tidak ada di rumah, wanita yang selalu meminta izin pada suaminya dan menepati janji pada suaminya, atau kisah wanita yang tergoda untuk berselingkuh karena kekurangan materi, tapi lari bertaubat karena ingat pada Tuhan… Aha, itu dia. Tentu saja…. untuk level wanita seperti mereka, yang menjadi rem untuk melakukan perbuatan yang tidak tidak itu karena mereka selalu ingat, takut dan terlalu cinta dengan Tuhan… tapi bagaimana nasibnya dengan wanita wanita seperti kita ini??? kayaknya masih jauh sekali dari sana… hhhh kalau ingat begini jadi hidup susah, mati tak mau…… jadi bagaimana nih???