Pendekar Gadungan Versi 01

Januari 31, 2009

Judul ini saya buat setelah saya prihatin menonton film Hero yang dibintangi oleh Jet Li di TV beberapa waktu yang lalu. Begitulah, awalnya saya duduk serius di depan komputer ingin menambah wawasan dengan membaca baca e book… berhubung di sebelah ada TV yang sedang nyala… pelan pelan kursi saya bergeser… film kolosal memang memiliki kemasan yang menarik. dari pemilihan kostum, setting pemandangan yang eksotik… dll.
Baru beberapa menit saya menikmati indahnya pemandangan pohon berdaun merah, kostum pendekar yang serba panjang berjuntai juntai… tiba tiba salah satu tokoh jagoan kita pria dan wanita, digambarkan (denagn dramatis dan tentunya penataan artistik yang cukup serius)… berada di (maaf) tempat tidur yang sama… ups ups ini sih lagu lama.. saya jadi kembali teringat mengapa saya berusaha mengurangi menonton film dan sinetron. saya jadi beringsut ingsut kembali ke meja komputer dengan kepala cukup nyut nyut…..
Tokoh pendekar adalah tokoh jagoan, tokoh yang berada di pihak yang baik, benar… tapi… kenapa penggambarannya seperti itu? jawabannya pun ada, klasik saja, itu kan karena mereka belum kenal Islam, belum kenal syariat.. iya betul… mereka yang belum paham… tapi kita sebagai penonton kan sudah jadi orang Islam…. tidak takutkah kita jika kita biasa melihat kejadian tersebut, kita mengangggap itu hal yang lumrah dilakukan dalam kehidupan sehari hari?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: