Pendidikan Seks Anak, Pakai Cara Yang Mana

Desember 2, 2012

Sudah banyak yang mencoba membuat teori tentang bagaimana cara mengenalkan pendidikan seks pada anak dengan berbagai pendekatan.Silahkan searh di Google dengan kata kunci pndidikan seks anak, pasti anda dapat menemukannya. Yang perlu dicermati dalam semua tulisan tersebut, banyak tulisan yang bersifat teoritis dan memakai metoda tertentu tanpa ada jaminan apakah jika kita menggunakan metoda tersebut akan berhasil…. jadi seperti obat, silahkan coba sendiri, kalau keracunan, itu di luar tanggung jawab kami…..

Sementara jika penanganan tentang masalah ini tidak tepat, kita akan salah mendidik anak dan akibatnya akan ditanggung oleh anak seumur hidupnya……..(Maafkan bila tulisan ini terkesan kasar atau bahkan seperti menakut nakuti… tidak ain tidak bukan ini adalah ungkapan rasa cemas saya pribadi terhadap penanganan anak anak saya sendiri, anak anak kawan kawan saya dan anak anak yang ada di dunia secara umum).

Ada beberapa hal yang dapat menjadi bahan fikiran sebelum kita mulai memutuskan untuk memilih metoda yang mana dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak antara lain:

Perlu dicermati lagi metoda pengenalan seks tersebut dicetuskan pada tahun berapa, jika sudah lama, coba periksa kembali apakah sudah ada yang mencobanya dianggap berhasil…. metoda keterbukaan seks sejak tahun 90an sudah dikenalkan, tapi sampai saat ini apakah ada tanda tanda metoda tersebut memberi keberhasilan? sementara angka hubungan di luar nikah setiap tahun semakin meningkat…..

Di lain pihak, metoda kolot dan konvensional yang dianggap tabu dan kolot, sebenarnya sudah memberikan bukti karena pada masa itu angka hubungan di luar nikah tidak sebesar sekarang juga angka perceraian…..tapi sekali lagi di saman ini metoda konvensional belum tentu terbukti berhasil karena situasinya yang berbeda (arus informasi sangat deras di zaman ini).

Metoda pendidikan seks tidak lepas dari pendidikan anak lainnya bahkan terkait denagn cara hidup sehingga jika ingin menerapkan pendidikan seks yang berhasil tidak bisa hanya fokus pada pendidikan seks saja tapi pada pendidikan anak secara umum.

Jika dilihat dari sejarah, satu satunya pendidikan seks yang berhasil secara normatif adalah pendidikan seks cara Islam y ang diterapkan sejak zaman Rasulullah sampai tabit tabiin… pada masa itu bukan berarti tidak ada yang bercerai atau berzina, tapi jika ada masalah seperti itu langsung diselesaikan secara bijak oleh para alim ulama…. sementara orang yang berbuat dosa pun tidak mengingkari kesalahannya karena merasa lebih baik dihukum di dunia daripada menagnggung dosa di akhirat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: